Berbicara
mengenai judul diatas kalian pasti sudah menduga-duga apa isi cerita kali ini.
Iya, adik. Satu kata yang hanya terdiri dari empat huruf. Tapi bagi kalian yang
juga memiliki seorang adik pasti juga memiliki kisah tersendiri mengenai adik
kalian.
Adik selalu identic dengan menang
sendiri, iya ga? ga itu cewek ataupun cowok. Adik selalu mengambil apa yang kita miliki, adik selalu ingi
diperhatikan, adik selalu ingin dimanja, adik selalu menganggap semua hanya
miliknya. Itu semua fakta bro……
Tapi kalian jangan salah dulu dengan
adik kalian. Itu memang cara si adik untuk memperoleh perhatian lebih dari
orang tua. Memang terkadang adik sangat menjengkelkan, sampai-sampai dapat
membuat kita marah. Itu memang sifat dasar si adik.
Ngomong-ngomong adik, gw sendiri juga
memiliki adik makanya gw tau persis gimana sikap, kelakuan, dan gaya si adik.
Gw setiap hari ga pernah kalo ga berantem sama adik, walaupun itu hanya sepele.
Hal sepele pun jika urusannya sama adik bukan sepele lagi urusannya.
Adik selalu buat masalah (menurut gw),
tapi terkadang adik juga membuat gw senang. Dan adik pun juga bisa biking gw
nangis. Sedikit gw bercerita. Waktu itu seperti hari biasa yang selalu berantem
dengan adik, entah mengapa waktu siang tiba-tiba adik sepertinya sakit. Ibu gw
mengira hanya sakit biasa, tetapi sampai sore panasnya ga turun-turun. Langsung
saja dibawa ke dokter. Dan kata dokter pun harus di opname. Ortu gw pun
otomatis menemani adik gw, sementara gw dirumah sendiri. Lalu ayah gw pulang,
gw kira juga adik udah pulang, tapi ayah hanya mengambil peralatan kebutuhan
untuk di rumah sakit.
Gw diam aja di rumah dan terus kepikiran
sama adik. Gw liat fotonya, ga tw kenapa gw nangis takut adik kenapa-kenapa. Gw
terus kepikiran sepanjang malam, dan terus membayangkan masa masa ketika
bermain dengan adik, berantem dengan adik, terus saja kepikiran.
Dan setelah beberapa hari akhirnya adik
gw sembuh, dan gw juga ikut senang. Tapi setelah sembuh, kembali lagi ke sifat
awal si adik. Tapi gw sudah memaklumi dengan itu, walaupun terkadang masih
jengkel.
Tapi yang pasti saran gw bro.
senakal-nakalnya adik, sejengkel-jengkelnya dengan adik, semarah-marahnya
dengan adik. Jika kita suatu saat kehilangannya walaupun hanya beberapa hari
saja, kita akan merindukan masa ketika kita bermain, berantem, bersenang-senang
dengan adik.
Dan satu lagi yang perlu diingat. Lo
harus jadi contoh yang terbaik buat adik lo……… jangan biarkan adik lo melewati
jalan yang salah, selalu nasehati si adik, jangan lelah membimbingnya. Karna
kita sebagai kakak juga berperan penting dalam kepribadian adik.
Sekian itu saja yang bisa gw tulis untuk
kali ini, semoga bermanfaat buat kalian semua………..see you, bye bye…..

